Ilmuwan Temukan Tiga Danau

Tiga danau bawah tanah sudah teridentifikasi di dekat kutub selatan Planet Mars.

Disamping itu, beberapa periset mengkonfirmasikan kehadiran danau ke-4, dimana kehadirannya sempat dipercaya pada 2018.

Tapi, danau-danau ini dipandang benar-benar asin. Hal tersebut juga menjadi rintangan buat keberlangsungan hidup semua bentuk kehidupan mikroba.

Diketahui jika air mengalir di sungai-sungai serta bersumber di danau pada permukaan Mars miliaran tahun lalu.

Tapi semenjak planet itu kehilangan beberapa atmosfernya, air tidak bisa lagi tahan lama di permukaan sampai sekarang ini.

Tetapi, masalah itu jadi tidak sama saat danau itu berada di bawah permukaan tanah.

Disamping itu, penemuan paling akhir dilaksanakan dengan memakai data dari instrumen radar pada pesawat ruangan angkasa Mars Kilat.

Pesawat ruangan angkasa itu, dipunyai oleh Tubuh Antariksa Eropa (ESA), yang sudah mengorbit di Planet Merah itu semenjak Desember 2003.

Beberapa danau air asin di Bumi bisa mempunyai sampai 40 % fokus garam. Sesaat untuk di Mars, berapa asin air di danaunya bukan suatu hal yang bisa diketahui dengan cara tepat.

“Ini ialah pertanyaan yang susah dijawab,” papar Dr Orosei, yang disebut periset penting uji coba Mars.

Sekarang ini, riset yang sedang berjalan mengulas mengenai adakah kehidupan yang bisa bertahan pada keadaan seperti di danau di Mars.

Ini ialah suatu hal yang berlangsung dengan alamiah,” tutur Dr. Orosei.

Menurut Dr.

Disebut BBC News, beberapa temuan berkaitan danau bawah tanah di Planet Mars itu diterbitkan di jurnal Nature Astronomy.

Tubuh Antariksa AS (NASA) merencanakan mengeluarkan kendaraan pelacak ke planet Mars sesudah pernah terlambat sebab permasalahan tehnis. Sesaat Uni Emirat Arab hari Minggu sukses mengeluarkan misi pertama kalinya ke Mars. Berikut laporan Helmi Johannes dari…

Leave a Reply

Your email address will not be published.